Berita

Waka MPR Sosialisasikan Budaya Tabalaong di CFD

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 00:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kegiatan hari bebas kendaraan yang biasa digelar di sepanjang Jl. Thamrin dan Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu, (29/10), terasa lebih istimewa. Sebab, Kerukunan Keluarga Murung Pudak Tanjung Tabalong (KKMPTT) hadir di tengah-tengah penikmat hari bebas kendaraan dengan menggelar pentas seni, budaya, dan karnaval khas Kalimantan Selatan, seperti tarian dayak dan pengantin banjar.

Hadir dalam acara itu, Wakil Ketua MPR Mahyudin,  Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani, dan tokoh masyarakat Tabalong lainnya.

"Saya lahir dan besar di Tabalong. Untuk itu saya senang dan antusias untuk datang,” ungkapnya. Acara itu disebut sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika. “Ini merupakan upaya melestarikan aset bangsa,” jelasnya.


"Kekayaan negara berupa adat istiadat dan budaya tradisional ini harus dipopularkan agar dikenal dan dicintai,” tambahnya.

Sementara itu, Anang Syakhfiani menyebut pentas seni, budaya, dan karnaval itu sengaja digelar untuk menunjukkan karya tradisional Tabalong yang bernilai seni tinggi.

"Kami berharap acara ini dapat memperkenalkan Tabalong sehingga masyarakat tertarik untuk berkunjung” katanya. Apa yang dikatakan itu diperkuat oleh Koordinator7 Kegiatan, Heny Yuliana. Menurut Heny kegiatan ini untuk mengajak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Tabalong. "Temanya ayo kita ke Tabalong," jelasnya.

Pawai dimulai dengan pembacaan puisi lima orang berpakaian Dayak. Mereka berpesan bahwa masyarakat Dayak adalah penjaga hutan Borneo yang selama ini menjadi paru-paru dunia.

 Lalu mereka memanjat pohon manau berduri yang diiringi peragaan busana pengantin Dayak. Pawai dilanjutkan dengan tarian mengelilingi pohon Manau. Anang Syakhfiani dan Mahyudin terlihat ikut menari memutari pohon itu. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya