Berita

Global

Dua Film Dokumenter Pariwisata Indonesia Jadi Primadona Di Ekuador

SABTU, 28 OKTOBER 2017 | 12:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Film dokumenter pariwisata Indonesia menjadi primadona dalam Festival Film Internasional Seni dan Budaya Populer ke-4 di Kota Cuenca, Ekudor baru-baru ini.

Dalam festival film yang berlangsung tanggal 17-20 Oktober 2017 tersebut, Indonesia menampilkan dua film dokumenter yaitu Keris dan wayang. Film yang menjadi bagian promosi pariwisata Indonesia itu menarik perhatian pengunjung festival yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar dari Kota Cuenca.

Dalam pemutaran dua film Indonesia tanggal 18 Oktober 2017 yang juga dihadiri oleh Duta Besar RI Quito, Diennaryati Tjokrosuprihatono, puluhaan mahasiswa dan pelajar dari Univeritas Cuenca dan beberapa sekolah menengah di Cuenca hadir menyaksikan film Keris dan Wayang. Di hari yang sama juga dilakukan pemutaran kedua film tersebut di Auditorium CIDAP yang juga dihadiri puluhan penonton.


Festival Film Internasional Seni dan Budaya Populer ke-4 ini merupakan rangkaian dari Festival de Artesanias de Americana ke-15 yang diselenggarakan oleh CIDAP atau The American Center of Crafts and Folk Arts.

Festival film ke-4 kali ini diikuti oleh film-film dokumenter seni dan budaya dari Ekuador, Peru, Chile, Venezuela, Jepang, dan Indonesia yang tahun ini menjadi guest country dalam Festival de Artesanias de Americana ke-15 yang akan dibuka resmi tanggal 1 November 2017 mendatang.

Selain diputar di Fakultas Seni Universitas Cuenca dan Auditorium CIDAP, film-film peserta festival juga diputar di Gedung Kesenian El Alfarero milik Pemerintah Kota Cuenca. Selanjutnya di awal Desember akan kembali di gelar di FLASCO, Latin American University of Social Sciences, sebuah universitas terkemuka di Kota Quito, Ibukota Republik Ekuador.

Selain festival film, seperti keterangan yang diterima redaksi, rangkaian Festival de Artesanias de Americana atau festival seni Amerika ini akan diikuti dengan pameran benda-benda seni budaya Indonesia dari beragam daerah dan khususnya Bandung di Museum CIDAP pada tanggal 1 November hingga 1 Desember mendatang.

Disamping itu pada saat puncak kegiatan festival tanggal 1-5 November 2017 juga akan ditampilkan beragam tampilan seni budaya Indonesia seperti tari, musik, kuliner, demo batik dan ukir kayu dari Pemalang, Jawa Tengah dan juga bazaar produk kerajinan tangan khas Indonesia.

Menurut Dubes Diennaryati Tjokrosuprihatono, partisipasi Indonesia untuk pertama kalinya dalam festival ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi seni kreatif, budaya dan pariwisata Indonesia tidak saja kepada masyarakat Ekuador tetapi juga lebih luas kepada masyarakat di kawasan Amerika yang akan hadir dalam festival tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya