Berita

Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Politik

Ternyata SBY Sudah Diperiksa Polisi dalam Kasus Pencemaran Nama Baik

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 22:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Masih ingat nyanyian mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, satu hari sebelum pemilihan Gubernur DKI Jakarta bulan Februari lalu?

Dalam pernyataan ketika itu, Antasari mengatakan bahwa dirinya adalah korban dari permainan politik SBY. Dia juga menyinggung kasus IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melibatkan partai yang didirikan SBY. Kasus yang dialaminya, menurut Antasari, punya kaitan dengan upaya meredam kasus IT KPU itu.

Atas serangan itu, SBY merasa nama baiknya dicemarkan Antasari. Di hari yang sama, SBY melaporkan Antasari ke Bareskrim Mabes Polri.


Banyak kalangan menilai, serangan sebelum fajar yang dilakukan Antasari berdampak besar bagi perolehan suara pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Perolehan suara pasangan yang tadinya dianggap sebagai penantang terkuat petahana ini anjlok seanjlok-anjloknya. Agus dan Sylvi pun tidak dapat melanjutkan ke putaran kedua.

Informasi terakhir yang diperoleh redaksi mengatakan, kasus dugaan pencemaran nama baik SBY ini ternyata masih berlanjut.

Pertengahan Agustus lalu, tim penyidik Bareskrim Mabes Polri telah mendatangi kediaman SBY di Kuningan, Jakarta Selatan, untuk memeriksa dirinya sebagai pelapor.

Dalam waktu tidak lama lagi, polisi akan memeriksa saksi-saksi.

Dengan demikian, Antasari akan mendapatkan masalah baru. Dia yang belum lama keluar dari penjara, akhirnya harus berhadapan dengan pengadilan lagi. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya