Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Irak Tolak Tawaran Pembekuan Referendum Kemerdekaan Kurdi

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 19:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Irak menolak tawaran dari daerah Kurdistan untuk membekukan hasil referendum kemerdekaan bulan lalu dan mengadakan pembicaraan.

"Kami tidak akan menerima apapun kecuali pembatalan dan penghormatan konstitusi," kata Haider al-Abadi seperti dimuat BBC (Kamis, 26/10).

Tawaran Kurdi sendiri dibuat setelah Abadi memerintahkan militer Irak untuk merebut kembali wilayah sengketa yang dipegang orang Kurdi.


Operasi tersebut, yang juga melibatkan polisi, pasukan khusus dan Mobilisasi Populer, sebuah kekuatan paramiliter yang didominasi oleh milisi Syiah yang didukung Iran, memicu bentrokan yang menewaskan puluhan orang dan melukai puluhan lainnya.

Pada Selasa malam, Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) meminta gencatan senjata segera untuk mencegah pertumpahan darah lebih lanjut.

KRG mengatakan bahwa pihaknya siap untuk membekukan hasil referendum dan memulai dialog terbuka dengan pemerintah di Baghdad atas dasar konstitusi. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya