Berita

Karon Grieve saat berada di pesawat/Twitter

Dunia

Hanya Dengan Rp 800 Ribu, Wanita Ini Jadi Penumpang Tunggal Pesawat Komersil

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 14:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bagaimana rasanya menjadi satu-satunya penumpang dalam sebuah penerbangan komersial berbiaya rendah?

Hal itu pantas ditanyakan kepada seorang wanita asal Glasgow di barat daya Skotlandia ini. Ia adalah Karon Grieve.

Beberapa waktu lalu, ia tampak tak percaya dengan pengalaman yang dialaminya, yakni menjadi penumpang tunggal di pesawat dengan kapasitas 189 kursi.


Hal itu ia alami saat hendak terbang ke Yunani dengan menumpang maskapai penerbanan Jet2.Tikep pesawat pun ia peroleh dengan harga tergolong murah, yakni 60 dolar AS atau setara dengan sekitar 817 ribu rupiah.

CNN mengutip pernyataanya soal penerbangan itu di mana ia merasa bahwa perjalanan itu tak nyata.

"Awak tiba - pilot, perwira pertama dan pengawas udara. Dan mereka semua mengenal namaku," katanya.

"Mereka semua datang dan berkata, 'Hai Karen, apa kabar?' Mereka semua tertawa dan mengatakan bahwa aku membawa jet pribadiku sendiri," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sebelum lepas landas, pramugari tetap menjalankan prosedur yakni memberikan petunjuk keselamatan.

"Gadis itu (pramugari) berdiri dan melakukan semuanya dan dia bilang harus melakukannya, ini adalah persyaratan hukum," kata Grieve.

"Dia harus melakukan semuanya di depan saya, dan sayalah satu-satunya yang duduk di sana," tambahnya.

"Saya tidak bisa berhenti tertawa, saya hanya tertawa terbahak-bahak," ungkapnya.

Penerbangan hari Minggu itu adalah yang terakhir dari Glasgow ke pulau Yunani Kreta tahun ini.

Menurut juru bicara Jet2, ini adalah penerbangan terakhir yang tidak biasa, karena seluruh kursi kosong dan hanya diisi satu penumpang.

"Kami senang Karon dapat mengalami layanan pelanggan VIP kami," kata juru bicara tersebut.

Grieve sendiri kemudian mengeposkan foto dirinya sambil memegangi minuman yang dikelilingi deretan deretan kursi kosong. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya