USS Ronald Reagan saattiba di Jepang/CNN
Dua buah kapal induk milik Angkatan Laut Amerika Serikat telah tiba di Pasifik dalam beberapa hari terakhir.
Menurut keterangan dari pihak Angkatan Laut Amerika Serikat, keduanya adalah kapal induk USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz serta pelengkap masing-masing seperti kapal penjelajah, kapal perusak dan kapal selam. Kedua kapal induk itu telah tiba di wilayah operasi Angkatan Laut AS yang ke-7, yang mencakup lautan timur India dan barat.
Tidak ada keterangan lebih lanjut soal misi spesifik apa yang akan melibatkan Roosevelt dan Nimitz di Pasifik. Namun demikian, Roosevelt dan Nimitz bergabung dengan USS Ronald Reagan yang sudah terlebih dhaulu berada di Pasifik.
USS Ronald Reagan saat ini berbasis di Jepang dan telah terlibat dalam latihan dengan pasukan Korea Selatan dalam seminggu terakhir.
Dengan demikian, saat ini ada tiga kapal induk milik Angkatan Laut Amerika Serikat di kawasan Pasifik.
Kedatangan tiga kapal induk Amerika Serikat di Pasifik itu menjadi sorotan karena terjadi jelang kunjungan Presiden Donald Trump ke Asia awal bulan depan. Trump dijadwalkan untuk berkunjung ke China, Jepang, Filipina, Korea Selatan dan Vietnam.
Seorang analis pertahanan di Federation of American Scientists Adam Mount, menilai bahwa hal tersebut bukanlah suatu ketidaksengajaan. Menurutnya, ada sinyal yang dikirimkan Amerika Serikat dengan hadirnya tiga kapal induk di Pasifik.
"Ini adalah proyeksi utama kekuatan, kapan saja sebuah kapal bergerak ke suatu wilayah," kata Mount.
"Musuh AS akan membaca sesuatu ke dalamnya," tambahnya.
Sementara itu, mantan Laksamana Laut Amerika Serikat John Kirby menyebut bahwa kehadiran tiga kapal induk tersebut akan mengirim pesan ke China dan juga Korea Utara.
Menurutnya, China telah membangun benteng di pulau dan terumbu karang di Laut Cina Selatan dan meningkatkan armada kapal perang baru, termasuk kapal induk kedua, yang diluncurkan awal tahun ini.
China juga mengkritik pergerakan angkatan laut AS di kawasan tersebut setelah dua kapal perusak rudal AS bertabrakan dengan kapal dagang awal tahun ini
Dengan pergerakan kapal induk dan pendamping mereka, AS berupaya memastikan China tahu bahwa AS masih memiliki kekuatan di Pasifik. AS memanfaatkan jadwal pergerakan kapal untuk secara bersamaan mengumpulkannya di Pasifik.
Sebagai informasi, seperti dimuat
CNN, Nimitz dan pendampingnya datang ke wilayah tersebut dari Timur Tengah, di mana kapal itu berpartisipasi dalam perang melawan ISIS sebagai bagian dari Operasi Inheren Resolve selama tiga bulan terakhir.
Sedangkan Roosevelt meninggalkan San Diego pada awal Oktober dan diharapkan akhirnya menuju ke Timur Tengah.
"Angkatan Laut mengambil keuntungan dari penjadwalan yang tumpang tindih untuk menunjukkan kemampuannya kepada musuh potensial," kata Kirby.
[mel]