Berita

Berduka atas kepergian Raja Bhumibol/Net

Dunia

Prosesi Pemakaman Raja Bhumibol Adulyadej Telan Anggaran 90 Juta Dolar AS

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 13:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Prosesi kremasi serta pemakaman mendiang Raja Bhumibol Adulyadej yang resmi dimulai sejak Rabu malam kemarin (25/10) hingga lima hari ke depan diperkirakan menelan anggaran tiga miliar bath Thailand atau setara dengan 90 juta dolar AS.

Dikabarkan CNN, hal itu dikarenakan prosesi dilakukan selama lima hari dan diisi dengan serangkaian ritual sakral kerajaan.

Hari kremasi sang Raja sendiri (Kamis, 26/10) telah dinyatakan sebagai hari libur umum untuk memungkinkan rakyat Thailand memberikan penghormatan terakhir kepada sang Raja.


Bank dan toko tutup di seluruh negeri dan kepolisian nasional dikerahkan untuk menjaga keamanan selama prosesi kremasi.

Kota Bangkok sendiri telah dipadati oleh pelayat dari seluruh negeri sejak pagi tadi. Mereka mengenakna pakaian hitam sebagai bentuk duka cita.

Para pelayat yang tidak bisa menghadiri prosesi kremasi secara langsung duduk di depan sebuah layar besar yang disediakan menunggu prosesi pemakaman dimulai sekitar satu kilometer jauhnya.

Jasad Raja Bhumibol pagi tadi diangkut dalam sebuah prosesi dari Grand Palace ke Sanam Luang, lokasi Krematorium Kerajaan, yang dibangun untuk kesempatan tersebut.

Pemakaman Raja Bhumibol juga akan dihadiri oleh pejabat dan keluarga kerajaan dari 42 negara termasuk Menteri Pertahanan AS James Mattis, Pangeran Inggris Pangeran Adrian Stanley, Pangeran Akishino dan Pangeran Adishino dari Belanda, Belgia, Spanyol dan Swedia.

Upacara pemakaman sendiri akan mencapai puncaknya malam nanti ketika putra dan penerus Bhumibol, Raja Rama V atau Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun, menyalakan api unggun, yang dibangun menyerupai pusat suci. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya