Berita

Trump mengacungkan jempol saat bendera Rusia dilemparkan/Reuters

Dunia

Acungan Jempol Trump Saat Dilempar Bendera Rusia

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 14:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat perlakukan tak menyenangkan saat memasuki ruangan di gedung Capitol bersama Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell Selasa (24/10).

Pada saat itu, ia hendak hadir di acara makan siang rutin dengan senator.

Saat ia melewati kerumunan wartawan, seorang aktivis progresif melemparkan beberapa bendera Rusia berukuran kecil dengan tulisan "Trump" di dalamnya ke arah sang presiden.


Trump tidak bergeming saat bendera Rusia menuju ke arahnya dan bereaksi hanya dengan mengacungkan jempol sambil berlalu ke ruangan acara.

Orang yang melemparkan bendera Rusia adalah Ryan Clayton, anggota sebuah kelompok yang disebut American Take Action.

Ia kemudian berteriak "Trump adalah pengkhianat" dan menyebut ada keterkaitannya dengan Rusia,

"Presiden ini telah berkomplot dengan agen pemerintah Rusia," teriak Clayton.

"Kita harus berbicara tentang pengkhianatan di Kongres, bukan tentang pemotongan pajak!" tambahnya sebelum diamankan oleh pihak keamanan seperti dimuat NBC News.

Trump tidak berada dalam bahaya, namun insiden tersebut tampaknya merupakan pelanggaran keamanan.

Belum jelas bagaimana ia bisa masuk ke Capitol dan berada di tengah-tengah wartawan, mengingat semua pendatang, termasuk wartawan, harus melalui detektor logam dan pemeriksaan yang ketat. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya