Berita

Politik

Maruarar Sirait: Dengan Perppu Ormas Demokrasi Semakin Matang

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 17:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bangsa Indonesia semakin matang dalam berdemokrasi. Demokrasi merupakan medium untuk mencapai cita-cita kesejahteraan rakyat, sehingga kegaduhan dalam berdemokrasi sejatinya diminimalisir bila mengganggu cita-cita tersebut

Demikian disampaikan anggota DPR Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, saat ditemui di sela-sela sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 24/10).

Pernyataan Maruarar ini terkait dengan disahkakannya Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) 2/2017 tentang Ormas oleh DPR sebagai UU melalui Rapat Paripurna. Perppu tersebut disahkan menjadi UU melalui mekanisme voting sebab seluruh fraksi pada Rapat Paripurna gagal mencapai musyawarah mufakat meskipun telah dilakukan forum lobi selama dua jam.


Tercatat tujuh fraksi yang menerima Perppu tersebut sebagai undang-undang yakni fraksi PDI Perjuangan, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, dan Hanura. Sementara tiga fraksi lainnya yakni PKS, PAN, dan Gerindra menolak Perppu Ormas.

"Harus ada keseimbangan antara demokrasi dan stabilitas. Demokrasi tetap jalan, demo-demo juga terbukti masih ada. Tak benar orotiter. Namun ingat, menjaga stabilitas untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat juga penting, terutama ini merupakan hal mendasar terkait dengan Pancasila," tegas Maruarar.

Menurut Maruarar, UU Ormas ini merupakan format yang pas dalam mengelola negara. Dengan UU Ormas ini, Pancasila tetap dijaga bersama, dan di saat yang sama check and balances juga hadir.

"Sehingga demokrasi tidak kebablasan," demikian Maruarar. [ysa]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya