Berita

Presiden Catalunya/Net

Dunia

Ikuti Suara Rakyat, Catalunya Tak Akan Ikuti Perintah Madrid

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 18:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas Catalunya tidak akan mengikuti perintah dari Madrid untuk menghentikan proses referendum kemerdekaan, melainkan mendengarkan keinginan warga Catalunya.

Begitu penegasan dari juru bicara urusan Luar Negeri Catalunya Raul Romeva awal pekan ini.

Ia menjelaskan bahwa semua institusi, termasuk polisi, perlu mengikuti instruksi dari pemerintah Catalunya yang dipilih secara demokratis.


Romeva juga menggarisbawahi bahwa demokrasi Uni Eropa tidak dapat dipercaya jika memungkinkan Madrid memaksakan peraturan langsung kepada Catalunya.

"Bagaimana Uni Eropa bisa hidup dengan situasi itu," ujarnya.

"Bagaimana mereka bisa dipercaya jika membiarkan ini terjadi? Karena yang bisa saya katakan adalah bahwa orang-orang dan institusi di Catalunya tidak akan membiarkan ini terjadi," tambahnya seperti dimuat Russia Today.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Spanyol Soraya Sáenz de Santamaría mengatakan bahwa Madrid belum pernah melakukan kontak dengan pemerintah daerah Catalunya sejak akhir pekan kemarin.

Ia menjelaskan, Madrid akan segera memilih perwakilan tunggal untuk sementara mengatur Catalunya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya