Berita

Catalunya/Net

Dunia

Spanyol Bantah Tuduhan Kudeta Catalunya

SENIN, 23 OKTOBER 2017 | 16:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Spanyol, Alfonso Dastis membantah asumsi yang menyebut bahwa upaya pemerintah Madrid untuk mengambil kembali kontrol atas wilayah Catalunya merupakan sebuah bentuk kudeta.

"Jika ada yang mencoba kudeta, itu adalah pemerintah daerah Catalunya," jelasnya seperti dimuat BBC.

Pernyataannya itu adalah untuk membantah pernyataan pembicara parlemen Catalunya Carme Forcadell yang menyebut bahwa langkah-langkah yang diumumkan oleh pemerintah Madrid pada hari Sabtu sebagai "kudeta de facto"


Langkah pengambil alihan kontrol oleh Madrid itu diambil setelah pemimpin regional Catalunya menolak untuk menghentikan kemerdekaan.

"Jika ada kudeta, ini diikuti oleh (Charles) Puigdemont dan pemerintahannya," jelas Dastis.

"Apa yang kita lakukan adalah mengikuti ketat ketentuan konstitusi kita," sambungnya.

"Jika Anda melihat sisa negara demokrasi dan tentu saja mitra di Uni Eropa, mereka tidak akan menerima keputusan untuk diambil oleh bagian negara ini," tegasnya.

Catalunya yang dipimpin oleh presiden Puigdemont diketahui menggelar referendum awal Oktober kemarin di mana suara mayoritas mengatakan "Ya" pada referendum untuk merdeka dari Spanyol.

Dari 43 persen penduduk Catalunya yang ikut ambil bagian dalam referendum, 90 persen mendukung kemerdekaan.

Namun pemerintah Spanyol menilai bahwa referendum tersebut tidak sah dan hasilnya ilegal. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya