Berita

Nusantara

Tenaga Medis Minim, Gubernur Babel Berencana Beri Beasiswa Dokter

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 04:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih kekurangan tenaga medis, terutama untuk dokter spesialis dan sub spesialis.

Atas alasan itu, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman berencana memberikan beasiswa kepada para dokter.

"Kita rencanakan ke depan akan memberikan beasiswa kepada para dokter yang akan melanjutkan studi ke spesialis dan sub spesialis," kata Erzaldi dalam pertemuan dengan para pemangku kesehatan di Babel, Jumat (20/10).


Erzaldi juga ingin ada peningkatan sarana prasarana rumah sakit, termasuk ruang ICU yang selama ini dianggap kurang di Babel.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tanjung Pendem Lantai II Kantor Gubernur Babel itu, Gubernur juga meminta komitmen manajemen rumah sakit yang ada di Babel untuk memberikan pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat.

Sementara menanggapi perbincangan di dunia maya tentan layanan rumah sakit di Babel, Erzaldi meminta semua pihak terkait tidak berdiam diri.

"Tantangan mengurus rumah sakit memang luar biasa," ujarnya seperti diberitakan RMOLBabel.

Dalam hal ini. Gubernur Erzaldi juga meminta sejumlah poin komitmen kepada pihak rumah sakit. Di antaranya, melayani pasien tanpa diskriminasi dengan dibuatnya Standar Operasional Prosedur (SOP), prinsip dokter spesialis bagi kerja, mekanisme penugasan dokter, serta menjamin terjaganya akses masyarakat terhadap rujukan kasus setiap fasilitas kesehatan rumah sakit dan Puskesmas dengan Sistem rujukan.

"Seluruh tenaga medis dan paramedis harus melayani dengan Hati. Dengan demikian, ke depan rumah sakit yang ada dapat melayani seluruh masyarakat Babel," pungkasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya