Berita

Turki/Net

Dunia

Diduga Terkait Fetullah Gulen, 110 Orang Dari Perusahaan Ini Diamankan Polisi Turki

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 17:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Turki mengeluarkan perintah penangkapan pada 110 orang dari sebuah perusahaan yang diduduki karena diduga memiliki hubungan dengan Fetullah Gulen, ulama yang yang berbasis di Amerika Serikat.

Gulen merupakan orang yang kerap disalahkan pemerintah Turki karena diduga sebagai dalang di balik aksi kudeta gagal tahun lalu.

Dikabarkan Channel News Asia, mereka yang diamankan dari perusahaan itu antara lain adalah manager, karyawan dan sejumlah partner perusahaan Kaynak Holding tersebut.


Kaynak Holding sendiri diduduki pemerintah tahun 2015 lalu karena dugaan keterkaitan dengan Gulen.

Ratusan perusahaan lainnya yang diduga serupa Kaynak juga diduduki pasca kudeta gagal 2016 lalu dan kini dijalankan oleh pemerintah.

Di bawah tindakan keras tersebut, lebih dari 50.000 orang dipenjara karena menunggu persidangan karena dugaan kaitan dengan Gulen, sementara 150.000 orang telah dipecat atau diskors dari pekerjaan di sektor militer, publik dan swasta. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya