Berita

Desa Miskin/net

Nusantara

41 Desa Berpredikat Tertinggal, 22 Persen Penduduk Bengkulu Selatan Masih Miskin

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 19:10 WIB | LAPORAN:

Meski Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) telah dikucurkan Pemerintah Pusat sejak tahun 2015 lalu, namun masih terdapat sejumlah desa yang menyandang predikat tertinggal di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bengkulu Selatan Resman Asnawi mengatakan, dari total 142 desa yang tersebar di Bengkulu Selatan, saat ini 41 desa masuk dalam kategori tertinggal, sementara 101 desa lainnya telah menjadi desa maju.

"Dari seluruh desa yang ada di Bengkulu Selatan, masih terdapat 41 desa yang menyandang predikat tertinggal. Hal itu dilihat dari sejumlah aspek, diantaranya akselerasi, sarana infrastruktur, pendapatan per kapita dan keadaan sosial masyarakat," jelasnya kepada RMOL Bengkulu, Kamis (19/10).


Lebih lanjut Resman mengatakan, pihaknya terus melakukan intervensi terhadap 41 desa tersebut supaya menjadi desa maju dan mandiri. Intervensi ini dilakukan melalui program bantuan stimulan pembangunan dan pemberdayaan perekonomian lokal berdasarkan karakteristik yang dimiliki setiap desa.

"Apabila desa itu memiliki potensi perikanan, maka kami lakukan pola kemaritiman. Sedangkan untuk desa yang karakteristik wilayahnya merupakan lahan persawahan, maka akan dilakukan pola peningkatan sektor pertanian. Begitu pula untuk desa wisata. Langkah ini diambil guna mempercepat kemajuan bagi 41 desa tertinggal tersebut," kata Resman.

Sementara itu, berdasarkan data BPS Bengkulu Selatan selama 6 tahun jumlah masyarakat miskin tidak mengalami perubahan. Jumlah penduduk miskin tercatat selalu bertengger di angka 22 persen dari total penduduk di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Menurut Kepala BPS Bengkulu Selatan, Rialdo Eka Putra, data penduduk miskin pada tahun 2011 persentase penduduk miskin berjumlah 22,55 persen atau sebanyak 32.800 jiwa. Di tahun 2012, persentase penduduk miskin ada sebanyak 22,98 persen atau sekitar 33.600 jiwa. Kemudian tahun 2013, data penduduk miskin tercatat berjumlah 22,97 persen atau sebanyak 33.900 jiwa. Tahun 2014, tercatat persentase penduduk miskin mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, yakni 21,91 persen atau berjumlah 33.070 jiwa.

Adapun di tahun 2015, angka penduduk miskin kembali meningkatkan menjadi 22,76 persen atau sekitar 34.510 jiwa. Sementara tahun 2016, persentase penduduk miskin ada sebanyak 22,1 persen atau sekitar 33.920 jiwa.

Tinggi dan tidak berubahnya angka kemiskinan di Bengkulu Selatan dipicu dari berbagai faktor, diantaranya tingkat pengeluaran dan konsumsi masyarakat.

"Angka kemiskinan d Bengkulu selatan ini sangat tinggi dan tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam enam tahun terakhir, hal ini dipicu tingkat pengeluaran dan konsumsi masyarakat," demikian Rialdo.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya