Berita

Politik

Usung Khofifah Lebih Realistis Bagi PPP

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 17:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dukungan bagi Khofifah Indar Parawansa untuk maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2017 terus mengalir. Bahkan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) lebih memilih mengusung tokoh muslimat Nahdatul Ulama (NU) itu sebagai calon gubernur Jatim ketimbang yang lain.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PPP Gugus Joko Waskito, pilihan partainya untuk mengusung Khofifah merupakan opsi realistis. Khofifah sebenarnya kader PPP. Bahkan, perempuan kelahiran 19 Mei 1965 itu awalnya bisa menjadi anggota DPR 1992-1997 melalui PPP.

"Bu Khofifah pernah menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PPP," kata Gugus dalam keterangannya beberapa saat lalu (Kamis, 19/10).


Lebih lanjut Gugus mengatakan, para kiai sepuh di Jawa Timur sudah berkumpul di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Hasil pertemuan para kiai itu pula yang menjadi pertimbangan PPP untuk mengusung Khofifah.

Gugus mengatakan, Khofifah sebagai ketua Muslimat NU punya basis massa yang kuat di kalangan nahdiyin. Menurutnya, basis massa itu juga menjadi pertimbangan penting bagi PPP untuk mendukung pencalonan Khofifah di Pilgub Jatim.

"Basis Muslimat NU di Jatim cukup potensial sebagai modal kemenangan Khofifah,” ucap Gugus.

Untuk itu pula, PPP juga mulai mempertimbangkan kader-kadernya yang bisa menjadi calon wakil gubernur Jatim pendamping Khofifah. Salah satunya adalah Ketua DPW PPP Jatim Musyafa' Noer yang menjadi prioritas bagi partai berlambang Kabah itu.

Namun, kata Gugus, PPP juga tak mematok harga mati harus mengusung kadernya. Sebab, PPP juga mempertimbangkan nonkader sebagai bakal cagub bagi Khofifah.

Gugus menegaskan, pertimbangan penting dalam menentukan pendamping Khofifah adalah elektabilitas, basis zona wilayah, serta kapasitas kepemimpinan. Semisal ada Bupati Malang Rendra Kresna, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, serta Bupati Mojokerto Mustofa Kemal Pasha.

"Dan ada nama lain yang tentunya saling melengkapi dan menguatkan kemenangan Bu Khofifah,"demikian Gugus.‎ [ysa]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya