Berita

Anthony-Anies/Net

Nusantara

RIBUT-RIBUT "PRIBUMI"

Anthony Leong: Giliran Mas Anies Langsung Bereaksi

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 | 03:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pidato perdana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang disampaikan di halaman Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10), terkait istilah "pribumi" mengundang polemik.

Mantan tim pemenangan Anies-Sandi, Anthony Leong menyatakan seharusnya masyarakat tidak perlu terlalu reaktif dengan istilah tersebut. Ia minta masyarakat Jakarta fokus dan turut mengawal pembangunan ibukota.

"Lebih baik fokus mengawal Mas Anies dan Bang Sandi dalam menjalankan roda pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Giliran Mas Anies yang sebut itu langsung bereaksi, Bu Susi, Bu Mega dan Pak Jokowi juga pernah menyebut pribumi, Apa salahnya?", ujar Anthony di Jakarta, Rabu (18/10).


Koordinator Anies-Sandi Digital Volunteer (INSIDER) itu menjelaskan pilihan diksi pribumi yang digunakan pada pidato Anies itu dalam konteks zaman penjajahan dulu.

"Kita harus lihat konteks pidato tersebut. Itu kan dalam lingkup sejarah. Kalau sekarang ya kita semua pribumi, kita semua Indonesia, tapi jangan lupa masih ada ketimpangan ekonomi, ketimpangan sosial. Itu PR pemerintah. Program yang dijalankan pemerintah itu jangan hanya menguntungkan sebagian kelompok tapi untuk untuk seluruh masyarakat," tegas pakar komunikasi digital itu.

Pengusaha muda itu meminta agar media juga tidak terlalu mengangkat isu ini lagi karena tidak substansial dalam menyambut kepemimpinan yang baru.

"Media tersebut ada yang sudah meralat, merevisi. Itu baik. Jangan sengaja dibenturkan. Kita fokus wujudkan 'Jakarta yang Maju dan Bahagia Warganya', itu harapan masyarakat Jakarta," tukas Anthony yang beretnis Tionghoa itu. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya