Berita

Kesehatan

RS Awal Bros Segera Layani Warga Bekasi Timur

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 16:49 WIB | LAPORAN:

Pasien yang berstatus gawat darurat selayaknya mendapatkan prioritas utama. Mereka harus mendapatkan pelayanan optimal dan tidak boleh dibedakan dari segi apapun, termasuk ras, agama, hingga proses pembayaran terutama dengan asuransi.

"Standar evidence base untuk pasien di seluruh dunia harus sama. Standarnya pasien diselamatkan dulu dan levelnya tidak boleh dibedakan," ujar Director of Quality Assurance RS Awal Bros dr Dini Handayani  yang juga ahli Manajemen Rumah Sakit saat Media Gathering bersama Awal Bross Grup. beberapa waktu lalu.

Lanjut Dini, rumah sakit harus memberikan jaminan keselamatan, keakuratan, hingga kenyamanan pasien baik saat datang hingga pulang dari rumah sakit dipantau oleh tim medis. Menjawab hal tersebut, Rumah Sakit (RS) Awal Bros sebagai jaringan rumah sakit swasta nasional terbilang sukses dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.


Tercatat saat ini layanan kesehatan RS Awal Bros telah menjangkau masyarakat di daerah Batam, Bekasi Barat, Pekanbaru, Tangerang, Jakarta, Makassar, Ujung Batu, Panam serta Bekasi Timur yang berstatus grand opening di November 2017 dan Palangka Raya (coming soon).

"RS Awal Bros melayani masyarakat di kawasan tersebut untuk menopang kehidupan di sana. Jadi, masyarakat yang tidak tinggal di kota pun mendapat pelayanan prima dari kami tidak kalah dengan pelayanan rumah sakit kami di kota besar," tambah Chief Operating Officer RS Awal Bros, Leona Karnali.

Leona menjelaskan rencana terdekat RS Awal Bros akan meresmikan rumah sakitnya yang akan melayani masyarakat di wilayah Bekasi Timur.

"Nilai investasi yang kami siapkan untuk pembangunan dan pengembangan rumah sakit ini sekitar Rp 150 miliar. Untuk fasilitas saat ini kapasitas tempat tidur 100, tapi kami siapkan mencapai 230 tempat tidur," papar Leona.

Data Kementerian Kesehatan 2016 menyatakan secara nasional saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk sebesar 258 juta jiwa dengan ketersediaan tempat tidur  sebesar 319 ribu sehingga rasionya sebesar 1,23 persen. Namun, ketersediaan tempat tidur rumah sakit masih belum merata antar daerah.

Dia menambahkan, RS Awal Bros yang dihadirkan di wilayah Bekasi Timur akan memberikan pelayanan dengan RS tipe B dimana salah satu yang ditekankan adalah pelayanan kesehatan untuk penyakit jantung dan vaskuler. Apalagi menurutnya, kehadiran RS Awal Bros di Bekasi Timur menjawab kebutuhan masyarakat dimana karakter wilayah tersebut dekat dengan wilayah industri.

"Misalnya trauma centre yang sesuai kebutuhan. Ada juga klinik ibu dan anak yang dikembangkan di sana sehingga sesuai kebutuhan masyarakat di sana," terangnya.

CEO RS Awal Bros dr. Ferdy Tiwow menjelaskan, peningkatan standar mutu rumah sakit tidak akan berhenti walaupun RS Awal Bros telah meraih akreditasi internasional, sehingga mutu pelayanan bagi pasien dan juga masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan.

"Kami bersyukur dan bangga RS Awal Bros telah terakreditasi JCI bahkan terus dipertahankan. Kami akan terus memegang komitmen dalam menciptakan Continous Quality Improvement dimana pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit menjadi hal yang paling utama," ujar Ferdy dalam kesempatan yang sama.

Dengan diperolehnya akreditasi tersebut, maka rumah-rumah sakit yang tergabung dalamjaringan rumah sakit Awal Bros, menjadi 4 di antara 14 Rumah Sakit yang telah terakreditasi JCI di Indonesia dan sekitar 450 rumah sakit terbaik lainnya di dunia.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya