Berita

Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping: China Bangun Kekuatan Militer Abad Ke-21

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 13:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekretaris Jenderal Partai Komunis China yang juga Presiden Republik Rakyat China (RRC) Xi Jinping mengatakan bahwa Partai Komunis China (PKC) akan berusaha untuk mengubah sepenuhnya angkatan bersenjata rakyat menjadi militer kelas dunia pada pertengahan abad ke-21.

Pada tahun 2020, mekanisasi pada dasarnya akan tercapai, dengan aplikasi IT yang berjalan baik dan kemampuan strategis melihat peningkatan yang besar.

Selain itu, sambungnya, modernisasi pertahanan nasional dan angkatan bersenjata pada dasarnya harus diselesaikan pada tahun 2035.


Hal itu ia paparkan dalam pidatonya saat pembukaan Kongres Nasional PKC ke-19 yang digelar di Beijing hari ini (Rabu, 18/10).

Partai komunis China akan membangun angkatan bersenjata, angkatan laut, angkatan udara, kekuatan roket, dan kekuatan pendukung yang kuat dan modern, mengembangkan operasi bersama yang kuat dan efisien serta menciptakan sistem tempur modern dengan karakteristik khas China.

"Militer dibangun untuk bertarung," katanya, menekankan kemampuan tempur sebagai kriteria untuk bertemu.

Teknologi adalah kemampuan tempur inti, katanya, menambahkan militer rakyat akan dibuat lebih inovatif.

Selain itu, tegasnya, Partai Komunis China juga akan mempercepat pengembangan militer yang cerdas, dan memperbaiki kemampuan tempur untuk operasi gabungan berdasarkan sistem informasi jaringan dan kemampuan untuk bertarung dalam kondisi multi dimensi. Demikian seperti dimuat Xinhua. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya