Berita

Roselyn Akombe/BBC

Dunia

Tak Kredibel, Anggota Komisi Pemilihan Umum Kenya Ini Angkat Kaki Sebelum Pemilu

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 12:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang anggota senior komisi pemilihan Kenya (IEBC) telah mengundurkan diri sebelum pemilu digelar pekan depan.

Ia adalah Roselyn Akombe. Sebelum hengkang ia mengatakan bahwa negara tersebut tidak dapat mengadakan pemilihan yang kredibel minggu depan.

"Keputusan saya untuk meninggalkan IEBC akan mengecewakan sebagian dari Anda, tapi bukan karena kurang berusaha," sebutnya seperti dimuat BBC.


Akombe mengatakan bahwa IEBC berada dalam "pengepungan" politik, sehingga tidak dapat mencapai konsensus atau mengambil keputusan apapun.

"Komisi dalam keadaan saat ini pasti tidak menjamin pemilihan yang kredibel pada 26 Oktober 2017," jelasnya.

Saat ini ia melarikan diri ke Amerika Serikat karena mengkhawatirkan keamanannya saat berada di Kenya setelah menerima banyak ancaman.

Dalam sebuah pernyataan, Akombe mengatakan bahwa dia merasa tersiksa atas keputusan untuk meninggalkan IEBC.

"Saya telah mencoba yang terbaik yang bisa saya lakukan mengingat keadaan. Terkadang, Anda berjalan kaki, terutama bila berpotensi hidup dipertaruhkan. Komisi tersebut telah menjadi pihak dalam krisis saat ini. Komisi tersebut dikepung," sambungnya.

"Apakah ini akan menjadi pemilihan yang kredibel? Sama sekali tidak," tegasnya.

IEBC sejauh ini tidak memberikan komentar publik mengenai masalah ini. Namun demikian, pemilu di Kenya diliputi permasalahan.

Pekan lalu, pemimpin oposisi Raila Odinga menarik diri dari pemilihan presiden 26 Oktober. Mahkamah Agung membatalkan hasil jajak pendapat 8 Agustus yang asli, yang melihat Presiden Uhuru Kenyatta saat ini mengumumkan pemenangnya, setelah menemukan penyimpangan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya