Berita

Ilustrasi/Net

Global

Hampir 300 Desa Rohingya Dihancurkan Militer Myanmar Di Rakhine

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 08:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Human Rights Watch (HRW) mengatakan bahwa 288 desa minoritas Muslim Rohingya yang teraniaya telah dibakar di Myanmar sejak pecahnya serangan militer terbaru di negara Rakhine yang bergolak.

Pembakaran desa dilakukan sejak 25 Agustus lalu, saat militer Myanmar mulai melakukan serangan.

Data tersebut dikumpulkan HRW dari citra satelit. Menurut HRW, kerusakan terbesar terjadi di kota Maungdaw, yang menyumbang sekitar 90 persen daerah dimana terjadi penghancuran antara 25 Agustus dan 25 September.


Phil Robertson, deputi direktur HRW Asia, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tentara telah melakukan banyak kejahatan selama tindakan keras di wilayah yang dilanda kekerasan tersebut.

"Militer Myanmar menghancurkan ratusan desa Rohingya saat melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan kejahatan lainnya terhadap kemanusiaan yang memaksa Rohingya melarikan diri untuk hidup mereka," kata Robertson.

"Citra satelit terbaru ini menunjukkan mengapa lebih dari setengah juta orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh hanya dalam waktu empat minggu," sambungnya seperti dimuat Press TV.

PBB mengatakan pada hari Selasa bahwa sekitar 582.000 pengungsi Rohingya telah meninggalkan rumah mereka di Myanmar dan tiba di Bangladesh sejak akhir Agustus. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya