Berita

Xi Jinping/Net

Dunia

Investor Ikut Pantau Kongres Partai China Ke-19

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 08:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kongres Partai Komunis China ke-19 yang digelar hari ini tak luput dari perhatian investor.

Pertemuan lima tahun sekali itu selain momen konsolidasi politik juga memberikan petunjuk tentang apa yang akan dilakukan pemerintahannya karena ekonomi terbesar kedua di dunia bergulat dengan pertembuhan ekonomi yang lemah selama tiga dekade berturut-turut.

Para ekonom Nomura menulis dalam sebuah laporan terbaru, seperti dimuat CNBC, bahwa di permukaan, pertemuan tersebut kemungkinan akan menyoroti tujuan jangka panjang Partai dan tugas utama untuk lima tahun ke depan, yang dapat menekankan kebutuhan untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, reformasi struktural, distribusi pendapatan dan stabilitas keuangan.


Namun di luar itu, para pengamat mengawasi tanda-tanda bagaimana China akan terus menghadapi masalah lama seperti utang perusahaan yang berlebihan di perusahaan milik negara, pasokan industri yang berlebihan, kekhawatiran tentang gelembung properti dan pencemaran lingkungan. Hasil upaya resmi untuk mengatasi masalah tersebut telah dicampur karena Beijing menyeimbangkan kebutuhan ekonomi dan sosial.

Ada yang berharap Xi Jinping yang lebih kuat akan bisa mendorong reformasi struktural dan ekonomi lebih teliti, tapi ada juga kekhawatiran bahwa pemerintah bisa kembali ke kebiasaan lama.

"Secara tradisional, aktivitas ekonomi, terutama pertumbuhan investasi dan kredit, cenderung meningkat pada tahun ini setelah Kongres Partai. Kami berharap kepemimpinan politik China akan bertindak berbeda kali ini," kata Emil Wolter, manajer portofolio pasar negara berkembang di grup manajemen aset Comgest.

China sendiri menargetkan pertumbuhan sekitar 6,5 persen tahun ini, dan juga mencari angka serupa dalam beberapa tahun ke depan. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya