Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Peringati Hari Santri Nasional 2017, PWNU DKI Jakarta Siapkan Rangkaian Kegiatan Ini

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 07:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta bersiap memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.

Bersama dengan Badan Otonom dan Lembaga-lembaga NU lainnya, Peringatan HSN akan diisi dengan serangkaian acara napak tilas atas dikeluarkanya resolusi jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyech KH. Hasyim Asy'ari pada tahun 1945.

Ketua Panitia HSN 2017, KH. Munahar Muchtar mengatakan bahwa HSN tahun ini akan diisi dengan kegiatan giat santri dan kirab atau berkeliling ke pondok-pondok pesantren berpengaruh dan masjid raya di DKI Jakarta pada tanggal 21 Oktober mendatang.


"Kirab juga akan dilaksanakan di 5 titik simpul, yaitu pesantren Al-misbah Jakarta Utara, Azziyadah Jakarta Timur, Asshiddiqiyah Jakarta Barat, Al Itqon Jakarta Barat dan Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari Jakarta Barat," jelasnya di Kantor Walikota Jakarta Barat seperti keterangan yang diterima redaksi pekan ini.

"Acara kirab akan dilanjutkan dengan pembacaan satu milyar shalawat. Nariyah di masjid raya tersebut yang akan diharidi oleh Rais Aam PBNU, Prof. KH .Makruf Amin dan ketua umum PBNU , KH. Said Aqiel Sirajd," tandas Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta itu.

Ia menjelaskan bahwa kirab bertujuan untuk mengenang, meneladani dan melanjutkan perjuangan ulama serta santri untuk meneguhkan peran santri dalam bela negara, menjaga Pancasila serta NKRI.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa acara HSN tahun ini akan mengundang Gubernur dan wakil Gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya