Berita

Trump/Net

Dunia

Trump: Kuba Bertanggung jawab Atas Serangan Staf Kedubes AS

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 09:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku yakin bahwa Kuba bertanggung jawab atas serangan tak terlihat yang membahayakan pekerja kedutaan di Havana.

"Saya yakin Kuba bertanggunjawab. Saya yakin itu," tegas Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih awal pekan ini.

"Dan ini adalah serangan yang sangat tidak biasa seperti yang kalian ketahui. Tapi saya yakin Kuba yang bertanggungjawab," sambungnya.


Namun demikian, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut soal tuduhannya tersebut.

Press TV
mengabarkan dalam sebuah kabel yang dikirim Senin ke semua pos diplomatik AS di luar negeri, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa pihaknya "tidak menyalahkan Pemerintah Kuba".

"Kami masih menyelidiki serangan ini dan tidak tahu siapa atau apa yang ada di belakang mereka. Kami terus bertukar informasi dengan penyidik ​​Kuba, "kata kabel diplomatik tersebut.

Ditandai "sensitif", kabel tersebut meletakkan dasar pemikiran untuk langkah-langkah yang diambil AS dalam menanggapi serangan tersebut, termasuk menarik lebih dari setengah diplomatnya dari Kuba dan menendang keluar 15 diplomat Kuba di Amerika Serikat.

Tidak ada reaksi dari Kedutaan Besar Kuba di Washington atas komentar Trump. Pemerintah Castro berulang kali membantah keterlibatan dan pengetahuan tentang serangan tersebut.

Trump tidak memberikan rincian baru tentang jenis senjata apa yang mungkin menyebabkan kerusakan mulai dari gangguan pendengaran permanen hingga cedera otak traumatik ringan, atau gegar otak. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya