Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kisah Korban Bom Mogadishu, Mahasiswa Kedokteran Tewas Sehari Sebelum Wisuda

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 08:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dari total 276 korban tewas serangan truk Somalia akhir pekan kemarin, hanya 111 orang yang berhasil diidentifikasi. 165 lainnya tak berhasil diidentifikasi karena kondisi jasad yang rusak.

Di antara jasad yang berhasil diidentifikasi adalah Maryam Abdullahi, seorang mahasiswi kedokteran di Mogadishu.

Nahas, ia tewas satu hari sebelum hari wisudanya.


Sang ayah semestinya terbang ke Mogadishu untuk menghadiri wisudanya. Namun ia justru datang untuk menyaksikan pemakaman putrinya.

Kakak Maryam menjelaskan betapa hancurny keluarga mendengar kabar tersebut.

"Keluarga sangat terkejut, terutama ayah kami yang terbang dari London untuk menghadiri wisudanya. Namun justru menghadiri pemakamannya," jelas, Anfa'a.

Ia mengatakan bahwa ia berkomunikasi dengan Maryam sekitar 20 menit sebelum terjadinya ledakan bom truk tersebut.

"Pada saat itu ia berada di Rumah Sakit Banadir di mana ia bekerja. Ia mengatakan kepada saya bahwa ia menunggu sejumlah file dari rumah sakit dan berjanji untuk menelepoku kembali," sambungnya seperti dimuat BBC.

Namun Maryam tak kunjung menelpon hingga ada kabar soal ledakan tersebut dan Maryam menjadi satu di antara ratusan korban tewas.

Hingga saat ini masih belum ada kelompok militan manapun yang mengklaim serangan tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya