Berita

Catalunya/Net

Global

Dua Petinggi Catalunya Dibui, Pendiri WikiLeaks Geram

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 06:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Tinggi Spanyol telah memerintahkan dua pemimpin organisasi separatis Catalunya karena dicurigai melakukan hasutan.

Jaksa menuduh mereka menjadi tokoh kunci dalam menyelenggarakan referendum kemerdekaan baru-baru ini, yang dianggap ilegal oleh Madrid.

Keduanya adalah pemimpin Majelis Nasional Catalunya (ANC), Jordi Sanchez, dan Jordi Cuixart dari kelompok Budaya Omnium, Keduanya masuk bui awal pekan ini setelah diinterogasi.


Kedua pria tersebut tidak akan diizinkan untuk mengirim uang jaminan dan tetap dalam tahanan.

Selain keduanya, Kepala Kepolisian Catalunya Mayor Josep Lluis Trapero, dan rekan Letnan Teresa Laplana juga diinterogasi pada hari Senin, namun mereka tidak dipenjara. Kendati begitu, keduanya terpaksa menyerahkan paspor dan harushadir di pengadilan setiap dua minggu sekali.

Keempat orang tersebut diselidiki atas peran mereka dalam demonstrasi di Barcelona pada tanggal 20-21 September lalu yang dilakukan jelang referendum. Demonstrasi tersebut menghasilkan bentrokan, dimana beberapa kendaraan polisi rusak.

Dikabarkan Russia Today, pendiri WikiLeaks Julian Assange, yang dikenal sebagai pendukung vokal kemerdekaan Catalunya telah mengecam penangkapan tersebut. Ia mengklaim bahwa Spanyol telah menciptakan tahanan politik tingkat tinggi pertama setelah referendum tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya