Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Baswedan: Pancasila Harus Jadi Kenyataan Di Jakarta

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 02:11 WIB | LAPORAN:

. Pancasila harus menjadi kenyataan di Ibu Kota Jakarta," Hal tersebut menjadi point penting yang ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

RMOL. Poin penting yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pertama ngantor di Balaikota adalah Pancasila harus diterapkan dalam memimpin ibukota.

"Pancasila harus menjadi kenyataan di Ibukota Jakarta," kata Anies di hadapan warga DKI di Balaikota, Jakarta, Senin (16/10).


Dia mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk mengaplikasikan lima sila Pancasila dalam keseharian.

"Indonesia bukan negara berdasarkan satu agama. Namun Indonesia juga bukan negara yang alergi agama apalagi anti agama. Ketuhanan selayaknya menjadi landasan kehidupa warga dan bernegara sebagaimana sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar Anies.

Dia juga mengatakan bahwa daerah ibukota jangan sampai ada yang terpinggirkan. Pemprov bersama warganya harus menjadikan Jakarta sebagai kota yang manusiawi dan beradab sebagaimana sila kedua yaitu Pancasila, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Pemenang suara 58 persen pada Pilgub Jakarta ini mengajak warganya untuk mewujudkan Jakarta yang bersatu. Persatuan dan keguyuban, menurut Anies, harus diwujudkan untuk meruntuhkan sekat-sekat antara ruang yang berkemampuan ekonomi dan yang tidak.

"Dalam mewujudkan prinsip itu kembalikan musyawarah sebagai tradisi. Karena itu majelis warga akan dihidupkan kembali. Kota ini harus dengarkan kata rakyat untuk menghadirkan kesepakatan. Dalam kesepakatan itu terdapat tuah kebermanfaatan," tutur Anies.

"Yang kelima, diujungnya, ini paling penting. Yang kita perjuangkan yaitu pelaksanaan sila kelima, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itulah yang akan kita jadikan pondasi persatuan di Jakarta," tambahnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya