Berita

Mogadishu/Reuters

Global

Serangan Mogadishu Jadi Yang Paling Mematikan Sejak Pemberontakan Al Shabaab 2007

SENIN, 16 OKTOBER 2017 | 18:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan bom yang menewaskan lebih dari 300 orang di Mogadishu akhir pekan kemarin menjadi serangan paling mematikan yang pernah terjadi di negara tersebut sejak kelompok militan Islam al Shabaab memulai sebuah pemberontakan pada tahun 2007.

Kelompok ini maupun kelompok militan lainnya belum ada yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Namun demikian, al Shabaab yang berafiliasi dengan Al Qaeda itu kerap melakukan serangan di sejumlah wilayah di Mogadishu.


Dikabarkan Reuters, kelompok tersebut melakukan pemberontakan melawan pemerintah Somalia yang didukung PBB dan sekutu-sekutu Uni Afrikanya dalam upaya untuk menerapkan interpretasi Islamnya sendiri yang ketat.

Militan tersebut diusir dari Mogadishu pada tahun 2011 dan telah terus kehilangan wilayah sejak saat itu menjadi gabungan pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dan pasukan keamanan Somalia.

Tapi al Shabaab mempertahankan kapasitas untuk memasang serangan bom besar dan kompleks. Selama tiga tahun terakhir, jumlah warga sipil yang terbunuh oleh pemboman pemberontak terus meningkat saat al Shabaab meningkatkan kapasitas bomnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya