Berita

Dunia

Turki Perintahkan Penahanan 100 Mantan Perwira

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak berwenang Turki mengeluarkan surat perintah penahanan untuk 100 mantan perwira polisi pada hari ini (Sabtu, 14/10).

Dikabarkan Channel News Asia, hal ini merupakan bagian dari tindakan keras yang meluas sejak usaha kudeta yang gagal tahun lalu.

Para tersangka diyakini pengguna ByLock, sebuah aplikasi perpesanan terenkripsi yang menurut pemerintah Turki digunakan oleh jaringan ulama berbasis di AS Fethullah Gulen, yang dituduh Ankara mengatur ulang putusan terakhir bulan Juli yang lalu.


Gulen, yang telah tinggal di pengasingan yang dipaksakan di Pennsylvania sejak 1999, membantah keterlibatannya dalam kudeta tersebut.

Sejak kudeta yang gagal tersebut, lebih dari 50.000 orang dipenjara karena menunggu persidangan karena dugaan hubungan dengan Gulen, sementara 150.000 orang telah dipecat atau diskors dari pekerjaan di sektor militer, publik dan swasta.

Kelompok hak asasi manusia dan beberapa sekutu Barat Turki telah menyuarakan keprihatinan tentang tindakan keras tersebut, karena khawatir pemerintah menggunakan kudeta tersebut sebagai dalih untuk membatalkan perbedaan pendapat. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya