Berita

Salah satu bagian tarian/BBC

Dunia

Sensitif Budaya, Video Tarian Wanita Bertelanjang Dada Ini Tak Lagi Dibatasi

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 16:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Media sosial Youtube mencabut pembatasan video yang menampilkan tarian reed Swaziland, yang menampilkan wanita bertelanjang dada.

Juru bicara Youtube seperti dikabarkan BBC akhir pekan ini mengatakan bahwa YouTube mengizinkan ketelanjangan saat relevan secara budaya atau konteks yang sesuai.

YouTube juga membantah tuduhan adanya rasisme dan kebijakan tersebut merupakan bentuk sensitif budaya.


Langkah tersebut merupakan respons terhadap kampanye yang dipimpin oleh Lazi Dlamini, kepala TV Yabantu, sebuah perusahaan produksi video online, yang menampilkan budaya terbaik Afrika.

Menurut Dlamini, dia telah menghubungi perusahaan induk YouTube Google untuk mengatakan bahwa tarian semacam itu hanya mencerminkan nilai-nilai budaya komunitasnya, namun perusahaan tersebut mengatakan bahwa konten tersebut melanggar standar platform.

Ia kemudian mengorganisir serangkaian demonstrasi, bekerja dengan lebih dari 200 kelompok budaya dari Swaziland untuk menegaskan bahwa hal itu hanyalah bagian dari budaya.

Setelah serangkaian pertimbangan, YouTube pun memperbaiki kesalahan dan meminta maaf. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya