Berita

Trump/Net

Dunia

Gagal Tumbangkan Obamacare, Trump Pangkas Subsidi Asuransi Kesehatan

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 18:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serkat Donald Trump mengambil langkah agresif untuk melemahkan kebijakan kesehatan pendahulunya yang dikenal dengan istilah Obamacare.

Kamis malam (12/10) waktu setempat, ia memutuskan untuk memotong subsidi ke perusahaan asuransi kesehatan untuk pasien berpenghasilan rendah. Hal itu memicu ancaman tindakan hukum dan kekhawatiran akan kekacauan di pasar asuransi.

Keputusan tersebut merupakan tindakan paling dramatis yang telah diambil Trump untuk melemahkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau yang dibuat oleh Obama dengan nama populer Obamacare.


Langkah tersebut menarik kecaman keras dari Demokrat dan ancaman dari jaksa agung negara bagian di New York dan California untuk mengajukan tuntutan hukum.

Langkah ini ditempuh Trump setelah ia dan partainya gagal mencabut dan mengganti undang-undang tersebut.

Pemimpin Demokrat di Senat Chuck Schumer dan Pemimpin Demokratik Rumah Tangga Nancy Pelosi mencemooh pemotongan subsidi dalam sebuah pernyataan bersama.

"Ini adalah tindakan mendebarkan dari sabotase yang luas dan tanpa batas yang diratakan pada keluarga pekerja dan kelas menengah di setiap sudut Amerika," kata mereka dalam pernyataan tersebut.

"Jangan salah, Trump akan mencoba menyalahkan Affordable Care Act (nama resmi dari Obamacare), tapi ini akan jatuh di punggungnya dan dia akan membayar harganya untuk itu," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya