Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Siapkan Langkah Agresif Baru Lawan Kesepakatan Nuklir Iran 2015?

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 15:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemungkinan akan mengambil langkah besar melawan kesepakatan nuklir Iran pekan ini. Langkah ini diprediksi akan menandai pendekatan yang lebih agresif terhadap kegiatan Iran di Timur Tengah.

Trump sendiri dijadwalkan akan menyampaikan langkah terbarunya dalam sebuah pidato di Gedung Putih Jumat siang (13/10) waktu setempat. hal itu merupakan hasil diskusi internal antara Trump dan tim keamanan nasionalnya.

Sumber pejabat AS seperti dimuat Reuters menyebut bahwa Trump diperkirakan akan mengumumkan bahwa dia tidak akan mengesahkan kesepakatan nuklir Iran 2015. Kesepakatan bersejarah itu pernah disebut Trump sebagai kesepakatan terburuk yang pernah ada.


Ia pernah menyebut bahwa dirinya yakin kesepakatan tersebut tidak untuk kepentingan nasional Amerika Serikat.

Langkah tersebut tidak akan menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan tersebut namun akan memberikan Kongres AS 60 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan kembali sanksi kepada Teheran yang diskors di bawah sebuah kesepakatan yang dinegosiasikan oleh Amerika Serikat dan negara-negara lain selama masa pemerintahan mantan Presiden Barack Obama.

Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri AS, Michael McCaul mengatakan bahwa menurutnya Trump kemungkinan tidak akan sepenuhnya menarik diri dari kesepakatan tersebut, namun memastikan kepatuhan kesepakatan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya