Berita

Mikhail Gorbachev/Net

Dunia

Gorbachev: Trump Dan Putin Perlu Bertemu, Bahas Perjanjian Kontrol Senjata

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 17:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin terakhir Soviet, Mikhail Gorbachev mengatakan bahwa sebuah perjanjian kontrol senjata penting yang membantu mengakhiri Perang Dingin, saat ini berada dalam bahaya.

Karena itulah, ia meminta digelar sebuah pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin demi menyelamatkan perjanjian tersebut. Ia juga menyebut bahwaTrump dan Putin perlu membahas soal pelucutan senjata nuklir dan stabilitas strategis.

Gorbachev sendiri merupakan sosok yang menandatangani pakta tersebut pada tahun 1987 lalu. Perjanjian yang lebih dikenal denan nama perjanjian Pasukan Nuklir Tingkat Menengah (INF) diteken bersama dengan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan di Washington. Pasca Uni Soviet runtuh 1991, Rusia kemudian mengambil kewajiban atas perjanjian tersebut.


Gorbachev menyebut bahwa saat ini hubungan antara Amerika Serikat Dan Rusia berada dalam krisis yang parah. Hal itu juga mengancam perjanjian kontrol senjata pasca Perang Dingin yang di antaranya berisi larangan semua rudal nuklir dan rudal konvensional berbasis Soviet dan Amerika.

Lebih lanjut Gorbachev mengatakan bahwa kedua belah pihak beberapa waktu terakhir telah saling menuduh telah melanggar perjanjian tersebut.

"Ini ternyata merupakan tautan paling rentan dalam sistem pembatasan dan pengurangan senjata pemusnah massal," kata Gorbachev dalam surat yang ia tulis di surat kabar pemerintah Rossiiskaya seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya