Berita

Dunia

Analis: AS Berupaya Duduki Afghanistan Secara Permanen

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 19:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang analis dan pembawa acara radio dari Chicago, Stephen Lendman menilai bahwa ada indikasi pendudukan permenen Amerika Serikat di Afghanistan.

Menurutnya, hal itu terlihat dari kebijakan pemerintahan Trump yang mengintensifkan kampanye pemboman di Afghanistan.

Press TV
mengabarkan bahwa sepanjang September lalu, Amerika Serikat menjatuhkan bim sebanyak 751 di Afghanistan. Jumlah tersebut adalah angka bulanan tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.


Angka tersebut mengindikasikan kenaikan 50 persen dari Agustus (503 bom), yang perintahnya dikaitkan dengan strategi yang disebut Presiden Donald Trump untuk "lebih proaktif menargetkan kelompok ekstremis" di negara tersebut.

"Pemerintah Trump bermaksud mengubah peraturan di Afghanistan," ujarnya.

"Komandan lapangan akan memiliki lebih banyak lintang tentang bagaimana mereka ingin menangani situasi di Afghanistan,"kata Lendman.

Ia juga menilai bahwa pemboman AS di Afghanistan menjadi lebih intensif daripada tahun-tahun sebelumnya. Ia pun menyebut bahwa AS telah mengebom negara tersebut selama bertahun-tahun tanpa kemungkinan untuk menyelesaikan konflik. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya