Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lewat Petisi, Kelompok Pengacara Mau Stop Perang Melawan Narkoba Versi Duterte

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 18:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekelompok pengacara di Filipina mengajukan petisi ke Mahkamah Agung untuk menghentikan kebijakan perang melawan narkoba yang telah menewaskan ribuan orang di seluruh negeri.

Petisi tersebut dilajukan pada Rabu (11/10) oleh Free Legal Assistance Group (FLAG), sebuah organisasi pengacara hak asasi manusia.

Petisi tersebut menyerukan intervensi yudisial dalam kampanye ilegal pemerintah tersebut yang menurutnya memungkinkan polisi untuk membunuh dan menghindari prosedur hukum.


"Perang saat ini terhadap obat-obatan yang dilancarkan oleh pemerintah tidak akan menghentikan obat-obatan terlarang, kejahatan dan korupsi," kata ketua FLAG Jose Manuel Diokno.

"Ini hanya akan mengakibatkan pembunuhan lebih banyak orang, terutama orang miskin," sambungnya seperti dimuat Press TV.

Duterte meluncurkan perang melawan narkoba merk dagangnya setelah menjabat pada bulan Juni 2016. Sekitar 3.900 orang telah tewas dalam operasi tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya