Berita

Aleksandar Prijovic/Net

Olahraga

Elang Putih Terbang Ke Rusia

Serbia vs Georgia 1-0
RABU, 11 OKTOBER 2017 | 09:13 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Serbia sukses mengamankan tiket putaran final Piala Dunia 2018 di laga terakhir mela­wan eorgia, di Stadion Rajko Mitic, dini hari kemarin.

Kepastian itu diperoleh me­nyusul gol tunggal yang dicetak Aleksandar Prijovic di menit ke-74.

Kemenangan tipis itu mem­buat Beli Orlovi julukan tim Serbia yang dalam bahasa se­tempat berarti Elang putih itu mengunci posisi teratas Grup D dengan nilai 21 dari 10 pertand­ingan dan memesan satu tempat di Piala Dunia 2018. Mereka fi­nis dua angka di depan Republik Irlandia, yang secara dramatis merebut posisi dua dari Wales.


Ini untuk kedua kalinya Serbia mencapai putaran final setelah tersisih pada fase grup Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan yang setelah itu absen pada tiga turnamen besar.

"Saya sudah memperkira­kan pertandingan yang sulit melawan Georgia dan sudah menyangka langkah terakhir akan sangat sulit," kata pelatih Serbia, Slavoljub Muslin.

Prijovic menjadi pahlawan ke­menangan Serbia berkat sentuhan akhirnya yang sempurna yang memicu pendukung tuan rumah tumpah dalam kegembiraan yang beberapa di antaranya menyalakan kembang api untuk merayakan ke­menangan Serbia ini. "Penonton memainkan bagian besar dan saya berterima kasih kepada mereka," jelas Muslin.

Bermain dalam tuntutan bisa lolos ke Rusia mencambuk Serbia mengejar gol sejak menit awal. Peluang pertama tim tuan ru­mah itu tercipta lewat tandukan Mitrovic tapi masih menyamping dari gawang. Sebaliknya, Georgia yang sudah tak mempunyai beban bisa bermain rileks.

Serbia makin gencar meny­erang agar segera mencetal gol karena di tempat lain Republik Irlandia sudah unggul atas Wales yang bisa membuyarkan mimpi mereka.

Di tengah tekanan itu Prijovic memecah kebuntuan di menit 74. Sang striker meneruskan bola dari Mitrovic dan langsung menjebol gawang Makaridze. Gol tunggal hingga akhir laga itu sudah cukup mengantarkan Serbia lolos ke Rusia tahun depan.

Kesuksesan ini sangat disyu­kuri gelandang Serbia, Nemanja Matic. Dia mengklaim sebagai orang yang paling berbahagia atas kemenangan tersebut. "Kami paling banyak mendapat tekanan, tapi kami mampu ber­sabaar. Hasil ini membuat saya sebagai orang yang paling ba­hagia. Terima kasih kepada para fans yang telah mendukung," katanyaa dikutip soccerway.

Sementara itu, Irlandia dalam posisi kurang menguntungkan saat menjalani duel hidup-mati melawan Wales di Cardiff City Stadium. Mereka tertinggal satu poin dari Wales di posisi dua yang mengumpulkan 17 poin.

Tapi penampilan disiplin dan solid Irlandia sukses menghu­kum Wales.

Meski terus ditekan dan hanya menguasai bola sebesar 29 persen, mereka memanfaatkan sedikit kesempatan dan kes­alahan Wales untuk menang tipis 1-0.

Irlandia cuma melepaskan delapan tembakan dan dua di antaranya tepat target seperti dicatat ESPN. Sementara Wales mencatatkan 16 percobaan, empat darinya mengarah ke gawang.

Pada menit ke-57, bek Wales, Ashley Williams melakukan kesalahan di sisi kiri pertah­anan saat menerima umpan dari kiper, membuat bola direbut Jeff Hendrick. Hendrick lan­tas mengirimkan umpan tarik dan disambar James McClean dengan sepakan keras ke pojok kanan gawang Wales.

Gol tunggal McClean terse­but memastikan Irlandia finis sebagai runner-up, melewati Wales. Mereka mengoleksi nilai 19, unggul dua angka dari sang rival.

Tambahan tiga poin itu juga menempatkan Irlandia sebagai satu dari delapan tim runner-up terbaik dari sembilan grup. Mereka mengumpulkan nilai 13 dari delapan laga, menempati posisi delapan dengan unggul satu poin atas Slovakia yang ber­potensi gagal ke play-off. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya