Berita

Foto/Net

Politik

DIY Berkomitmen Jadi Pelopor Persatuan Nasional

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 07:22 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paduka Pakualam X menjadi dwitunggal pemimpin DIY pada Selasa (10/10).

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyatakan bahwa prosesi pelantikan ini patut disyukuri oleh seluruh elemen rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kita bersyukur pelantikan oleh Presiden RI berjalan lancar. Terima kasih Presiden Jokowi," kata Eko Suwanto yang turut hadir dalam pelantikan itu, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (11/10).


Pelantikan ini, lanjutnya, merupakan penegasan bahwa sebagai daerah istimewa, DIY memiliki peran strategis dalam rumah bersama kebudayaan nasional.

Posisi strategis DIY itu harus bisa membawa peran bagi bangsa Indonesia dalam proses nation and character building. Selain itu, ke depan rakyat DIY juga harus bisa lebih sejahtera, sesuai harapan bersama dalam NKRI.

"Kita berkomitmen wujudkan DIY pelopor persatuan nasional, pelopor pelaksanaan Pancasila baik dalam kebijakan pembangunan maupun kehidupan sehari masyarakat," pungkas Eko.

Prosesi acara pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paduka Pakualam X diawali dengan kirab. Setelah masuk istana negara, acara dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) yang diikuti dengan pengambilan sumpah jabatan dan rangkaian prosesi pelantikan ditutup dengan lagu Indonesia Raya.

Presiden dengan didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bersama Sri Sultan dan Paku Alam berjalan kaki menuju tempat pelantikan di Istana Negara. Momen ini kita kenal dengan sebutan prosesi kirab di mana keempatnya diiringi oleh pasukan kehormatan Paspampres selama berjalan menuju Istana Negara.
 
Setibanya di Istana Negara, calon gubernur dan wakil gubernur diambil sumpah oleh Presiden dan dilantik dengan berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2017 tentang Pengangkatan Sri Sultan dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Masa Jabatan Tahun 2017-2022. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya