Berita

Hukum

Polisi Usut Situs Promosi Prostitusi Sesama Jenis

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 22:04 WIB | LAPORAN:

Polisi menelusuri situs internet yang diduga mempromosikan tempat prostitusi sejenis atau lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Pasalnya situs tersebut diduga ikut mempromosikan T1 Sauna, tempat prostitusi sesama jenis di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat yang digerebek pekan lalu. .

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menelusuri bagaimana cara kerja situs yang mempromosikan T1 Sauna.

"Akan kita cek cara kerjanya seperti apa, bagaimana peranan promosinya," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/10).


Selain itu, polisi juga akan mendalami aktivitas grup perpesanan sosial Whatsapp yang diduga menjadi kegiatan daripada pengunjung T1 Sauna.

"Masih kita cek itu, kita dalami," kata Argo.

Penelusuran redaksi, laman dimaksud dengan alamat www.travelgayasia.com. Pada situs tersebut dituliskan destinasi-destinasi untuk kaum gay yang diklaim sangat baik. Tercantum juga beberapa hotel yang berlokasi di Jakarta.

Pada halaman depan situs terdaftar beberapa kota dari beberapa negara seperti Kamboja, China, Indonesia, sampai New Zeland. Pada pilihan negara Indonesia ditawarkan tiga tempat yakni Bali, Jakarta, Lombok dan Pulau Gili. Bahkan, pada situs tersebut disebutkan memberi rekomendasi berkunjung ke T1 Sauna. Situs juga mencantumkan tempat fitnes Atlantis di Jakarta yang juga pernah digerebek. T1 Sauna juga memiliki akun Twitter dengan nama @t1healthplex, akun menginformasikan kegiatan yang berhubungan dengan kalangan pria penyuka sesama jenis.

Sampai saat ini, situs travelgayasia.com masih dapat diakses bebas. Polisi juga belum berencana merekomendasikan menutup situs tersebut.

"Masak kita harus langsung menutup situs, kan tidak. Masih ditelusuri," demikian Argo. [wah]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya