Berita

Foto: Istimewa

Politik

Konsultasi, PPP Muktamar Jakarta Sambangi KPU

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 17:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz beserta jajarannya mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) siang tadi (Senin, 9/10). Kedatangan Djan tersebut adalah untuk berkosultasi mengenai surat sah keputusan partau serta pemilu 2019 mendatang.

"Jadi memang dengan pertemuan ini KPU membuat terobosan hukum, tidak hanya melihat SK Menkum HAM, tapi beliau juga harus melihat hukum yang berlaku," kata Djan usai pertemuan tersebut.

"Hukum itu di atas semua kepentingan dan ini undang-undang kan," tambahnya.


Djan mengaku bahwa dirinya tak keberatan jika kubu PPP Romahurmuziy ikut ambil bagian dalam pemilu 2019 mendatang. Namun pihaknya khawatir jika kubu Romi akan dipersoalkan oleh pihak lain karena pelanggaran hukum. Hal tersebut bisa berujung pada penubaran partai berlambang Ka'bah tersebut.

"Nah ini yang kita takutkan, kalau Romi tetap ikut pemilu tidak masalah, tapi kalau nanti di suatu hari ditemukan unsur pelanggaran hukum, bubar PPP," jelas Djan.

Ia pun kembali menegaskan bahwa kubu partai yang dipimpiannya adalah sah dan dimenangkan oleh Keputusan Mahkamah Agung,

"Yang sah itu kita, karena kita punta kekuatan hukum tetap. Kita punya putusan Mahkamah Agung 604, kita punya kekuatan hukum. Yang 601 yang mana mengembalikan seluruh sengketa partai politik ke Mahkamah Partai," tuturnya.

Karena itulah, Djan berharap bahwa KPU bisa merespon positif serta mempertimbangkan putusan tersebut.

"Respons KPU positif, bisa menerima, InsyaAllah beliau tidak berubah," demikian Djan seperti keterangan yang diterima redaksi. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya