Berita

Sugiharto (kiri) dan Irman/net

Hukum

Gamawan Pernah Berlibur Ke Singapura Bersama Irman Dan Sugiharto

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 15:36 WIB | LAPORAN:

Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, bersaksi dalam peradilan kasus dugaan korupsi pengadaan E-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Di tengah kesaksiannya, Gamawan mengaku pernah berlibur ke Singapura bersama mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman.

Irman sendiri sekarang sudah berstatus terpidana kasus korupsi E-KTP dengan vonis 7 tahun penjara dari Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang jatuh pada 20 Juli 2017.


Gamawan menjelaskan bahwa awalnya dia bersama jajaran Kemendagri pergi ke Batam untuk memeriksa proses perekaman data E-KTP.

"Saya pun datang ke semua provinsi," jelasnya di ruang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin (9/10).

Setelah semua urusan dinas di Batam beres, dia diajak oleh Irman ke Singapura. Dia menginap bersama ajudannya dan Irman di sekitar Orchard Road.

Gamawan mengatakan, terpidana kasus E-KTP lainnya, Sugiharto, juga ikut kala itu. Sugiharto adalah mantan Direktur Pengelolaan Informasi dan Administrasi Ditjen Dukcapil Kemendagri yang divonis 5 tahun penjara.
 
"Saya diajak menyeberang ke Singapura, itu pun saya bayar pakai uang sendiri. Hanya untuk rekreasi sebentar, karena Sabtu-Minggu kan libur," akunya. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya