Berita

Politik

Sekjen PDIP Sanjung Risma Sepekan Sebelum Umumkan Cagub Jatim

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 15:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. PDI Perjuangan akan menjadi partai pertama yang mengumumkan nama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jatim 2018.

Sepekan menjelang pengumuman pada 15 Oktober mendatang, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, hari ini menemui Wali Kota Surabaya yang juga kader partai, Tri Rismaharini, di rumah dinasnya.

Namun, usai pertemuan tertutup selama 1,5 jam, Hasto masih enggan membuka nama pasangan calon yang akan diumumkan 6 hari ke depan tersebut.


"Nama-nama masih kami rahasiakan, tetapi misi saya datang ke tempat Ibu Risma juga salah satunya terkait dengan pemilu gubernur dan wakil gubernur tersebut," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jatim (Senin, 9/10).

Dalam pertemuan itu, Hasto mengaku meminta masukan kepada Risma dan menyampaikan pesan dari Megawati Soekarnoputri kepada orang nomor satu di Surabaya tersebut.

"Kita lihat Ibu Risma kan sosok yang berprestasi. Rakyat memberikan apresiasi dan penghargaan juga begitu banyak diterima. Pengakuan tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari PBB," kata Hasto.

Bahkan, kata Hasto, pada 14 Oktober mendatang, Risma akan menerima sebuah penghargaan di Tokyo.

"Rakyat memberi apresiasi atas pemimpin yang berhasil, pemimpin yang bekerja keras buat rakyatnya. Justru ini juga sebagai sebuah antitesa, karena ada pemimpin yang bermain politiknya itu di tingkat elite dan mencurigai rakyatnya, itu juga ada," ujarnya.

Soal teknis pengumuman nama cagub dan cawagub Jatim, Hasto mengatakan, acara akan dilaksanakan pada pukul 10.00 Wib. Penandatanganan surat rekomendasi untuk pasangan calon oleh Megawati juga akan dilakukan pada saat itu juga.

"Sebelumnya akan dilakukan penjelasan terhadap keputusan DPP partai kepada seluruh pengurus partai, DPC partai se-Jawa Timur, dan seluruh pengurus DPD partai,” papar Hasto.

Sementara itu, Risma mengatakan tidak bisa menghadiri acara yang akan digelar di Surabaya tersebut karena masih berada di Tokyo untuk menerima penghargaan.

Namun, kata Hasto, “Kehadiran bisa lewat teleconference. Tidak harus hadir secara  secara fisik." [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya