Berita

Luthfi Hasan Ishaaq/Net

Hukum

Rumah Luthfi Hasan Ishaaq Dilelang Rp 2,9 Miliar

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 12:06 WIB | LAPORAN:

KPK melelang rumah terpidana korupsi impor daging, Luthfi Hasan Ishaaq yang berada di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Rumah dengan luas tanah kurang lebih 441 meter persegi itu dijual dengan harga Rp 2.965.171.000.

"Sebagai pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara Luthfi Hasan Ishaaq, Jaksa eksekusi selaku pejabat penjual akan melakukan pelelangan barang rampasan dengan pejabat lelangnya dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (9/10).

Febri menambahkan, proses lelang akan dilakukan pada Jumat, 13 Oktober 2017 di Kantor KPKNL Jakarta III Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No 10 Jakarta Pusat. Sementara alamat rumah yang akan disita terletak di Perumahan Rumah Bagus Residence Blok B1 di Jalan Kebagusan Dalam I RT 007 RW 04 Lenteng Agung Jakarta Selatan.


"Obyek barang rampasan negara yang akan dilelang berupa satu unit rumah bersertifikat SHM (sertifikat hak milik) dan dikuasai KPK," imbuh Febri.

Luthfi merupakan mantan Presiden PKS yang dihukum 10 tahun penjara terkait suap impor daging di Kementan tahun 2013. Ia juga diganjar delapan tahun kurungan dalam kasus pencucian uang.

Ia terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang secara bersama-sama. Luthfi menerima uang Rp 1,3 miliar dari Dirut PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman. Uang diberikan melalui Ahmad Fathanah.

Uang itu merupakan imbalan dari total uang keseluruhan Rp 40 miliar yang dijanjikan PT Indoguna untuk pengurusan surat persetujuan kuota impor daging sapi. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya