Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

KORUPSI APBD

Kejati Pastikan Pemeriksaan Eks Gubernur Sulbar

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 01:42 WIB | LAPORAN:

Gubernur Sulawesi Barat periode 2005-2015, Anwar Adnan Saleh yang menjabat selama dua periode 2005-2015 masuk dalam daftar saksi kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 Sulawesi Barat.

"Pasti (diperiksa, red), karena semua terjadi di ujung tahun dan tentunya pihak pemerintah pada saat itu adalah pemerintah yang berkuasa," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Jan S Maringka saat dikontak (Minggu, 8/10).

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBD Sulawesi Barat tahun 2016.


Mereka yakni, Ketua DPRD Sulbar Inisial AM, dan tiga Wakil Ketua DPRD Sulbar yaitu inisial MW, HHH dan HH.

Penetapan tersangka tersebut, kata dia, karena mereka dinilai paling bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi ini.

"Biarkan tim bekerja, kami tidak ingin bekerja dengan menimbulkan tunggakan perkara biar perkara ini selesai," kata Jan.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi APBD Sulawesi Barat tahun 2016.

"Ketua DPRD Sulbar Inisial AM, dan tiga Wakil Ketua DPRD Sulbar yaitu inisial MW, HHH dan HH," jelasnya.

Jan melanjutkan, keempat unsur pimpinan DPRD Sulbar diduga patut bertanggung jawab terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun 2016.

Dalam kasus ini kata dia, ada dugaan indikasi rekayasa, karena dana yang digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya, dan sebagai pemberian biaya persen kepada para anggota DPRD tersebut. Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan hingga ratusan miliar rupiah. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya