Berita

Ilustrasi/Net

Global

Krisis DIplomatik Qatar, AS Tunda Latihan Militer Di Teluk

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 19:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat menunda sejumlah latihan militer dengan negara-negara Teluk karena perselisihan diplomatik yang masih berlangsung di Qatar.

"AS menghentikan beberapa latihan militer dengan negara-negara Teluk terkait dengan jalur diplomatik yang sedang berlangsung yang menargetkan Qatar," kata Komando Pusat AS kepada Associated Press (Jumat, 6/10).

"Kami memilih keluar dari beberapa latihan militer untuk menghormati konsep inklusivitas dan kepentingan regional bersama," sambungnya.


Sementara itu, Juru Bicara Komando Pusat Amerika Serikat, Kolonel John Thomas mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mendorong semua mitra untuk bekerjasama menuju solusi umum yang akan memungkinkan keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Diketahui bahwa krisis diplomatik Qatar dimulai pada bulan Juni ketika beberapa negara, termasuk Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Yaman, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, menuduhnya mendukung terorisme. Riyadh juga menuduh Qatar mendukung militan yang didukung Iran.

Pemerintah Qatar telah berulang kali menolak semua tuduhan terkait terorisme tersebut.

Qatar sendiri merupakan menjadi tuan rumah Pangkalan Udara Al Udeid AS di mana lebih dari 10.000 anggota layanan Amerika ditempatkan. Tentara Qatar secara teratur mengadakan latihan dengan pasukan AS. Latihan terakhir berlangsung pada bulan Juni lalu. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya