Berita

Raja Salman dan Putin/Al Jazeera

Dunia

Berkunjung Ke Moskow, Raja Salman "Belanja" Perangkat Militer Ini

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 13:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Salman dari Arab Saudi menandatangani perjanjian awal untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.

Penandatanganan itu dilakukan dalam kunjungan Raja Salman ke Moskow pekan ini.

Kesepakatan tersebut diumumkan pada hari Kamis (5/10) saat Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Raja Salman untuk melakukan pembicaraan di Kremlin.


Bukan hanya rudal anti pesawat S-400 yang diborong Arab Saudi, negara kaya minyak itu juga bersiap untuk membeli sistem peluru kendali anti-tank Kornet dan beberapa peluncur roket di bawah kesepakatan tersebut.

Kesepakatan tersebut disambut baik perusahaan militer Arab Saudi (SAMI). Diharapkan, Rusia dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan industri sistem militer di Arab Saudi.

Dalam kunjungannya ke Moskow, Raja Salman juga menyetujui kesepakatan investasi bersama senilai miliaran dolar AS. Hal itu jelas memberikan dorongan finansial bagi perekonomian Rusia yang terpukul dengan harga minyak dan sanksi Barat.

"Ini adalah kunjungan pertama oleh seorang Raja Arab Saudi dalam sejarah hubungan kita dan itu sendiri adalah sebuah peristiwa penting," kata Putin saat ia menyambut pemimpin Saudi tersebut di sebuah aula Kremlin yang berhias emas.

"Saya yakin kunjungan Anda akan meningkatkan hubungan antara negara kita," katanya seperti dimuat Al Jazeera.

Sementara itu, menurut surat kabar Kommersant, dan dimuat ulang Independent, kesepakatan kedua negara tersebut mencapai angka tiga miliar dolar AS untuk memasok sistem rudal pertahanan udara paling maju di Rusia kepada Arab Saudi.

Menurut publikasi tersebut, kesepakatan itu akan ditandatangani final pada pertemuan WTO pada akhir Oktober. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya