Raja Salman dan Putin/Al Jazeera
Raja Salman dari Arab Saudi menandatangani perjanjian awal untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.
Penandatanganan itu dilakukan dalam kunjungan Raja Salman ke Moskow pekan ini.
Kesepakatan tersebut diumumkan pada hari Kamis (5/10) saat Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Raja Salman untuk melakukan pembicaraan di Kremlin.
Bukan hanya rudal anti pesawat S-400 yang diborong Arab Saudi, negara kaya minyak itu juga bersiap untuk membeli sistem peluru kendali anti-tank Kornet dan beberapa peluncur roket di bawah kesepakatan tersebut.
Kesepakatan tersebut disambut baik perusahaan militer Arab Saudi (SAMI). Diharapkan, Rusia dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan industri sistem militer di Arab Saudi.
Dalam kunjungannya ke Moskow, Raja Salman juga menyetujui kesepakatan investasi bersama senilai miliaran dolar AS. Hal itu jelas memberikan dorongan finansial bagi perekonomian Rusia yang terpukul dengan harga minyak dan sanksi Barat.
"Ini adalah kunjungan pertama oleh seorang Raja Arab Saudi dalam sejarah hubungan kita dan itu sendiri adalah sebuah peristiwa penting," kata Putin saat ia menyambut pemimpin Saudi tersebut di sebuah aula Kremlin yang berhias emas.
"Saya yakin kunjungan Anda akan meningkatkan hubungan antara negara kita," katanya seperti dimuat
Al Jazeera.
Sementara itu, menurut surat kabar
Kommersant, dan dimuat ulang
Independent, kesepakatan kedua negara tersebut mencapai angka tiga miliar dolar AS untuk memasok sistem rudal pertahanan udara paling maju di Rusia kepada Arab Saudi.
Menurut publikasi tersebut, kesepakatan itu akan ditandatangani final pada pertemuan WTO pada akhir Oktober.
[mel]