Berita

Erdogan/Net

Dunia

Rencanakan Pembunuhan Erdogan, 40 Orang Dihukum Seumur Hidup

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 18:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Turki menjatuhi hukuman seumur hidup kepada 40 orang yang disebut telah merencanakan pembunuhan kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan selama upaya kudeta gagal tahun lalu.

Di antara mereka terdapat petugas senior militer Turki. Mereka dijatuhi hukuman dalam pengadilan yang digelar di kota Mugla pekan ini seperti dimuat Al Jazeera. Mugla sendiri terletak di dekat resor mewah di mana Erdogan dan keluarganya hampir melarikan diri dari hotelnya selama malam kudeta Juli tahun lalu.

Mereka yang dihukum termasuk Gokhan Sahin Sonmezates, seorang mantan brigadir jenderal yang dituduh mengarahkan plot tersebut. Mantan komandan elit Zekeriya Kuzu, yang terkenal ditemukan bersembunyi di gua empat hari setelah kudeta yang gagal.


Tokoh penting lain dalam persidangan tersebut adalah bekas pembantu militer Erdogan, Ali Yazici, dijatuhi hukuman 18 tahun penjara.

Persidangan dimulai pada 20 Februari dan merupakan salah satu dari banyak proses yang terjadi di Turki untuk mencoba mereka yang dituduh mengambil bagian dalam usaha yang gagal untuk menggulingkan Erdogan.

Beberapa putusan telah dibagikan dalam kasus yang lebih rendah, namun ini adalah keputusan pertama yang melibatkan tersangka komplotan papan atas. Demikian seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya