Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pimpinan Nusra Front Koma Dihantam Jet Tempur Rusia

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pimpinan kelompok pemberontak Tahrir al-Sham yang dulunya bernama Front Al-Nusra Abu Mohammad al-Julani dikabarkan mengalami koma setelah terkena sebuah serangan operasi Rusia terhadap komandan tertinggi kelompok teroris di provinsi Idlib, Suriah.

Kabar tersebut dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pekan ini.

Pemboman tersebut menyebabkan Al-Julani terluka dan menyebabkan kekacauan di kalangan anggota Tahrir al-Sham. Serangan tersebut dilakukan militer Rusia pada saat pemimpin Tahrir al-Sham bersama anggotanya di provinsi Idlib berkumpul untuk menyusun rencana lebih lanjut. Dalam serangan tersebut, 49 militan tewas.


Selain itu, seperti dikabarkan Russia Today, jet tempur Rusia juga menghancurkan depot amunisi bawah tanah kelompok tersebut di dekat kota Abu ad-Duhur. Lokasi tersebut menampung lebih dari 1.000 ton peluru artileri dan beberapa roket peluncur.

Angkatan Udara Rusia sebelumnya menargetkan pimpinan militer Tahrir al-Sham setelah kelompok teroris tersebut berusaha pada tanggal 18 September untuk mengepung dan menangkap sebuah unit polisi militer Rusia yang dikerahkan untuk mengamati gencatan senjata di berbagai wilayah di provinsi Hama. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya