Berita

Marilou Danley dan Stephen Paddock/Net

Global

Kekasih Stephen Paddock Tak Tahu Rencana Serangan Di Las Vegas

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 13:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kekasih pelaku teror Las Vegas, Stephen Paddock yakni Marilou Danley mengaku tidak memahami apa yang menyebabkan insiden yang menyebabkan 58 nyawa melayang.

Danley yang ditanyai oleh FBI pada Rabu (4/10) mengaku bahwa dirinya sangat terkejut dengan kejadian tersebut.

"Tindakan kekerasan mengerikan yang tak terkatakan yang telah dilakukannya (Paddock)," kata Danley dalam pernyataan yang dibacakan pengacaranya, seperti dikabarkan BBC.


Ia mengatakan bahwa Paddock tidak pernah mengatakan bahwa apapun soal rencana penyerangan tersebut. Karena itulah Danley tidak mengetahui apapun soal hal tersebut.

"Saya mencintainya dan berharap untuk masa depan bersama," sambung pernyataan yang sama.

Sejauh ini investigator masih belum bisa menemukan motif di balik serangan yang disebut sebagai yang paling mematikan dalam sejarag modern Amerika Serikat itu.

"Kami masih belum memahaminya sampai saat ini," kata Sheriff Joseph Lombardo.

Polisi hanya menemukan dugaan baru bahwa sebenarnya Paddock berencana untuk melarikan diri pasca serangan dan bukan membunuh dirinya sendiri. Namun belum dijelaskan lebih lanjut soal dugaan tersebut.

Fakta-fakta terbaru yang dirilis oleh Sheriff Joseph Lombardo adalah bahwa Polisi menemukan lebih banyak bahan peledak di mobil Paddock di hotel tersebut bersama dengan sekitar 1.600 amunisi.

Paddock juga diketahui bermain judi beberapa jam sebelum melakukan aksi kejinya tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya