Berita

Bendera Kamboja/Net

Dunia

Mayoritas Anggota Parlemen Oposisi Kamboja Kabur Ke Luar Negeri

RABU, 04 OKTOBER 2017 | 16:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Eksodus besar-besaran dilakukan oleh hampir setengah anggota parlemen oposisi Kamboja dalam beberapa bulan terakhir.

Mereka melarikan diri demi menghindari tindakan keras dari pemerintah yang telah menghantam partai mereka dengan kasus-kasus hukum.

Tindakan keras sendiri dimulai bulan lalu ketika pemimpin oposisi Kem Sokha dijebloskan ke penjara karena tuduhan pengkhianatan. Penangkapan itu merupakan langkah dramatis yang membuat ketakuan orang untuk bergejolak melalui gerakan oposisi.


Sejak saat itu, menurut keterangan dari seorang anggota parlemen bernama Monyvann dari Cambodia National Rescue Party (CNRP), lebih dari 20 politisi dari partainya angkat kaki dari negara. Partai tersebut diketahui memiliki 55 kursi di parlemen.

Sebagian dari mereka mengamankan diri di Amerika Serikat atau negara-negara Eropa di mana mereka memiliki kerabat atau kewarganegaraan ganda.

Eksodus tersebut selanjutnya membahayakan prospek partai oposisi yang merupakan satu-satunya tantangan yang layak bagi Hun Sen dalam pemilihan nasional tahun depan. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya