Berita

Bendera Kuba/Net

Dunia

Kuba Geram, 15 Diplomatnya Diusir AS

RABU, 04 OKTOBER 2017 | 14:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengusir 15 Diplomat Kuba dari misi di Washington pekan ini. Mereka diberikan waktu 11 hari untuk angkat kaki.

"Keputusan diambil karena kegagalan Kuba untuk mengambil langkah yang tepat untuk melindungi diplomat-diplomat kita terkait dengan kewajibannya di bawah konvensi Wina. Perintah ini akan memastikan kesetaraan dalam operasi diplomatik masing-masing," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC.

Amerika Serikat menilai bahwa Kuba gagal melindungi diplomat AS di Havana dari serangan zat misterius yang menyebabkan sejumlah diplomat AS mengalami gangguan pendengaran dan pengelihatan.


Hal tersebut menyebabkan lebih dari setengah diplomat AS ditarik pulang.

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menilai bahwa pengusiran ini adalah hal yang tak dapat diterima dan tidak beralasan.

Pemerintah Kuba sendiri menilai bahwa tidak ada kaitannya pemerintah dengan serangan yang dituduhkan tersebut. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya